Asmaul husna secara bahasa artinya
nama-nama yang baik. Adapun secara istilah asmaul husna adalah nama-nama yg baik
dan indah bagi Allah yang menjadi bukti kesempurnaan sifat-sifat yang
dimilki-Nya. Asmaul Husna berjumlah 99 nama.
1. Al-Karim
Allah al-karim artinya Allah yang maha mulia. Bukti kemuliaan
Allah adalah Dia mengampuni orang-orang yang bersalah sesuai kehendak-Nya,
segera tidak menyiksa seorang hamba yang berdosa melainkan memberinya
kesempatan untuk bertobat terlebih dahulu, memenuhi janji-janji-Nya yang
mendahului neraka berlebih kepada siapapun sekehendak-Nya, dan juga rahmat-Nya
yang mendahului murka-Nya.
2. Al
Mu’min
Allah al-mu’min artinya allah yang maha
Pemeri Aman. Dialah Dzat yang berkuasa mendatangkan rasa amana dab
menghindarkan berbagai macam marabahaya bagi hamba-Nya yang bertaqwa dan
senantiasa memperbanyak amal saleh.
3. Al-Wakil
Allah
al-wakil artinya Allah Maha Memelihara, karena itulah hanya kepada Allah saja
dipasrahkan segala sesuatu. Manusia memang diharuskan untuk berusaha dari
berdoa, namun urusan hasil adalah di tangan Allah, karenanya sudah semestinya
kita sebagai orang yang beriman memasrahkan atau menyandarkan segala sesuatu
hanya kepada Allah.
4. Al-Matin
Allah al-matin artinya Allah Maha
Kokoh. Dia memiliki kekuatan yang sangat kokoh tidak dapat tergoyangkan oleh
perbuatan makhluk-makhluk-Nya. Artinya, apapunyang dilakukan oleh makhluk-Nya
baik atau buruk, bermanfaat atau berbahaya, kecil atau besar, bahkan jika Allah
mengucurkan rezeki-Nya secara terus-menerus kepada seluruh makhluk-Nya, maka
hal tersebut tidak akan mengurangi kokohnya kekuatan Allah SWT.
5. Al-Jami’
Allah al-jami’ artinya Allah Maha
Mengumpulkan. Allah sangat berkuasa menghimpunkan segala sesuatu. Allah mampu
menghimpunkan hal-hal yang sama, sepertia mengumpulkan manusia di muka bumi
atau mengumpulkan orang-orang yang beriman didalam Jannah-Ny, padahal di dunia
masih terpisah-pisah.
6. Al-‘Adlu
Al-‘Adlu artinya Allah Maha Adil.
Keadilan Allah mencakup segala hal, baik yang berkaitan dengan urusan dunia
ataupun urusan di akhirat. Allah tidak pernah membeda-bedakan ibadah antara
orang kaya dengan orang yang miskin, semua memiliki kewajiban yang sama yaitu
beribadah kepada Allah SWT. Keadilah adalah lawan dari kezaliman, karenanya
Allah membeci orang-orang yang berbuat kezaliman yang identic dengan kerusakan,
penderitaan, dan kebencian. Sedangkan keadilan identic dengan kedamaian,
kemakmuran, keteraturan, dan keberkahan.
7. Al-Akhir
Allah Al-Akhir
artinya Allah Maha Akhir. Asma ini menegaskan tentang kemustahilan akan
ketiadaan-Nya, sehingga asma ini bermakna bahwa tidak ada masa berakhir bagi
Dzat dan sifat-sifat-Nya. Dia tidak berawal maka Dia juga tidak berakhir.

JOS GANDOS
BalasHapus